Hari libur saya ajak Dewo jalan-jala keliling komplek. Seperti biasa kalau diajak jalan-jalan dia selalu membawa mobil-mobilan kesayangannya. Tidak lupa saya juga membawakan bola untuknya karena saya akan ajak dia untuk bermain bola di lapangan. Saya hanya pengen tahu bagaimana perkembangan motoriknya.
Ketika keluar pagar rumah saya bertanya kepadanya. "Kita mau kemana?"
"Ke Sana" jawab Dewo tentu saja dengan gaya bicara anak usia 2 tahun, sambil tanganya menunjuk.
"Lho ke sana mau kemana?" tanya saya lagi
"Lihat kerbau" jawabnya
Wow. Saya agak kaget. Ternyata Dewo masih ingat apa yang kami lakukan minggu kemaren. Melihat-lihat kerbau yang mungkin sudah jarang di Jakarta dan baru pertama kali itu dia melihatnya. Yang juga membuat saya heran dia juga menunjuk arah yang tepat dimana kami melihat kerbau itu.
Melihat itu saya jadi punya ide. OK saya akan biarkan dia menemukan sendiri arah menuju ke kerbau itu. Karena kebetulan memang jalan menuju ke sana cukup sederhana.
Ketika tepat di perempatan pertama saya pengen lihat dia akan memilih jalur yang mana. Dan ternyata benar dia belok ke kiri. Tapi ketika sampai di perempatan ke dua yang sebetulnya bukan perempatan karena tidak tepat lurus dia mulai terlihat bingung. Mungkin dia lupa.
Untuk mengingatkannya saya mencoba memancing dengan pertanyaan. "Dewo kemarin lihat ayam dimana?"
Begitu mendengar kata ayam sepertinya dia exited. Dan lupalah dengan tujuan semula yaitu melihat kerbau. Saya sengaja mengingatkan dia tentang ayam karena kebetulan arah untuk melihat-lihat ayam tetangga biasa nangkring searah dengan arah tempat kerbau berada. Dan kebetulan tempat ayam itu berada tepat di seberang kami melewati perempatan yang serong. Dewo segera menuju ke arah itu. Dan dengan cerianya dia menunjuk-nunjuk ke arah ayam yang sedang makan.
Ketika sedang ayik melihat-lihat ayam saya mencoba mengingatkannya lagi tentang tujuan kami semula. Melihat-lihat kerbau.
"Katanya tadi mau melihat kerbau. Dimana sih kerbaunya?"
Begitu teringat mengenai kerbau rupanya perhatiannya teralihkan lagi. Mungkin kerbau lebih menarik baginya. Dewo langsung berlari 50 meter ke depan dimana di kiri jalan terdapat kavling kosong yang ditumbuhi banyak rumput di situ. Di situlah minggu lalu dia melihat kerbau.
Saya cukup senang dengan perkembangan Dewo saat ini. Ternyata dia sudah mampu mengingat dimensi ruang. Walaupun fokusnya mungkin masih sering berubah-ubah. Tapi menurut saya itu wajar karena anak kecil pasti akan lebih tertarik pada sesuatu yang membuatnya lebih menarik.
Selama ini saya mungkin hanya mengajarkannya untuk ingat angka-angka, gambar dan juga huruf. Tapi setalh hari ini saya fikir perlu untuk mengajarkan dia mengingat dimensi ruang. Dan mungkin setalh ini saya pengen tahu bagaimana kemampuan problem solvingnya.
Mendidik anak memang sangat menyenangkan dan cukup menantang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar